Marosatu.com, Maros – Kebahagiaan bulan suci Ramadhan kembali dirasakan masyarakat kurang mampu di Kabupaten Maros melalui program pendistribusian Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) bertajuk “Ramadhan Bahagia” yang dilaksanakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Maros,di Gedung PKK kabupaten maros, Selasa (17/3/2026).
Program ini menyasar para dhuafa, penyandang disabilitas, serta mualaf yang tersebar di seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Maros. Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menghadirkan manfaat zakat secara nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di momentum Ramadhan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Maros Andi Muetazim Mansyur, jajaran ibu-ibu Persit, Bhayangkari, serta Ketua BAZNAS Maros Ansar Taufiq. Kehadiran pemerintah daerah menunjukkan dukungan penuh terhadap program sosial keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Maros menyampaikan bahwa program ini tidak hanya sebatas bantuan materi, tetapi juga menjadi simbol kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Program ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi bentuk kepedulian agar semua dapat merasakan keberkahan Ramadhan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi langkah BAZNAS Maros yang terus aktif menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran, sehingga mampu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Maros, Ansar Taufiq, menjelaskan bahwa melalui program “Ramadhan Bahagia”, pihaknya memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk penyandang disabilitas.
“Alhamdulillah, melalui program ini kami memberikan perhatian kepada saudara-saudara kita dari kalangan dhuafa, termasuk difabel. Ini sangat penting untuk kita sentuh, apalagi menjelang Idul Fitri,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung program sosial kemasyarakatan.
“Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara pemerintah daerah, PKK, ibu-ibu Persit, dan Bhayangkari, sehingga bantuan yang diberikan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat,” tambahnya.
Ketua Forum Disabilitas Maros (Fordisma), Muhammadong, turut mengapresiasi perhatian pemerintah dan BAZNAS Maros terhadap penyandang disabilitas. Ia menyebutkan bahwa saat ini terdapat sekitar 54 anggota yang terdaftar dalam forum tersebut.
“Selama ini kami merasakan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Maros yang cukup baik. Harapan kami ke depan, perhatian ini terus ditingkatkan agar lebih banyak penyandang disabilitas yang terbantu,” ungkapnya.
Salah satu penerima bantuan asal Kecamatan Simbang, Syamsia, yang merupakan penyandang disabilitas, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan. Ia menyebut bantuan tersebut sangat berarti baginya di bulan suci Ramadhan.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada BAZNAS Maros atas kepeduliannya. Kami berharap perhatian seperti ini bisa terus berlanjut,” tuturnya.(Ar)













