Marosatu. com |Maros – Penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di Kabupaten Maros kini menghadapi perlawanan terbuka dari konsolidasi elemen masyarakat sipil. Tak lagi tinggal diam melihat hak-hak petani dan pengemudi angkutan dikuras, Organisasi Masyarakat Perisai Prabowo, REPRO, serta jejaring Insan Pers (Media) resmi merapatkan barisan melakukan pengawasan langsung dan melekat di seluruh titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) se-Kabupaten Maros.
Pantauan investigatif lapangan diperketat menyusul maraknya fenomena kelangkaan solar yang berulang kali melumpuhkan aktivitas mesin traktor, pompa air pertanian, serta armada angkutan logistik masyarakat. Langkah pengawasan independen ini menyasar seluruh koridor distribusi vital, mulai dari SPBU Jawi-Jawi di Bantimurung, Kasuarrang, Bontoa, Buttatoa, hingga Batangase di Kecamatan Mandai.
Tim gabungan dari Perisai Prabowo, ASPRO, dan awak media secara konsisten memantau dua fokus utama kejahatan penyalahgunaan BBM:
Pergerakan Truk ‘Tangki Siluman’: Memantau dan mengidentifikasi armada truk yang menggunakan bak bermodifikasi dinding rahasia maupun tangki rakitan tersamar terpal yang kerap melakukan pengisian berulang secara tak wajar.
Penyalahgunaan Nama Kelompok Tani & Pembajakan Barcode: Memeriksa keabsahan fisik penerima BBM sektor pertanian serta membongkar praktik pemalsuan dokumen kelompok tani dan pembajakan kode QR MyPertamina milik pengemudi angkutan resmi.
“Pers dan elemen ormas hadir untuk memastikan fungsi kontrol sosial berjalan efektif. Kami tidak akan membiarkan kuota negara yang ditujukan untuk kesejahteraan petani dan pengemudi kecil justru mengalir masuk ke kantong para spekulan dan mafia solar,” tegas gabungan pengawas di lapangan.
Kehadiran sinergis antara Perisai Prabowo, ASPRO, dan media massa menjadi instrumen penting untuk mendampingi Aparat Penegak Hukum (APH), Pertamina, serta BPH Migas. Transparansi publik dan penindakan tegas tanpa pandang bulu kini dinanti demi mengembalikan keadilan distribusi BBM bersubsidi di seluruh pelosok Maros.(Ar)













