banner 728x250

626 Calon Haji Maros Resmi Diberangkatkan, Kloter 14 Terisi Penuh

Marosatu.com, MAROS — Sebanyak 626 calon jamaah haji asal Kabupaten Maros resmi dilepas oleh Pemerintah Daerah dalam sebuah prosesi khidmat yang berlangsung di Lapangan Pallantikang, Sabtu malam. Pelepasan ini menjadi salah satu rangkaian religius menjelang penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-34 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Sejak sore hari, ratusan calon jamaah haji bersama keluarga telah memadati area lapangan. Mereka hadir untuk mengikuti prosesi pelepasan sekaligus berpamitan sebelum bertolak menuju Tanah Suci.

Nuansa religius begitu terasa sepanjang acara. Panggung utama dihiasi ornamen bernuansa Islami yang menyerupai arsitektur masjid, dipadukan dengan tata pencahayaan yang menambah kesan sakral dan penuh kekhusyukan.

Sebanyak 626 jamaah ini terbagi dalam 10 kelompok terbang (kloter) dan akan diberangkatkan secara bertahap sesuai jadwal masing-masing. Dalam sambutannya, Bupati Maros, Chaidir Syam, mengungkapkan bahwa terdapat satu kloter yang terisi penuh, yakni kloter 14 dengan jumlah 387 jamaah.

“Jumlah calon jamaah haji kita sebanyak 626 orang yang terbagi dalam 10 kloter. Dan ada satu kloter yang terisi penuh, yaitu kloter 14 sebanyak 387 jamaah,” ujar Chaidir.

Sebelum keberangkatan ke Arab Saudi, para jamaah akan lebih dulu masuk ke Asrama Haji Sudiang dan dijadwalkan meninggalkan asrama pada 1 Mei 2026 dini hari.

Pemerintah daerah juga mengingatkan seluruh jamaah untuk menjaga kondisi fisik, mematuhi arahan petugas, serta menjaga kekompakan selama menjalankan ibadah haji.

Suasana haru tak terelakkan saat prosesi perpisahan berlangsung. Sejumlah jamaah tampak menitikkan air mata saat berpamitan dengan keluarga, mengingat perjalanan haji merupakan momen yang sangat dinantikan sepanjang hidup.

Salah satu calon jamaah, Firani, mengaku bersyukur dapat berangkat tahun ini, meski harus menggantikan orang tuanya.

“Saya berangkat haji tahun ini menggantikan bapak saya. Semoga saya bisa menjalankan ibadah dengan lancar,” ungkapnya haru.

Pelepasan ini menjadi penanda awal perjalanan spiritual bagi para jamaah untuk menunaikan rukun Islam kelima. Harapannya, seluruh jamaah asal Maros dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk, diberikan kesehatan, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *